Type something and hit enter

ads here
author photo
By On
advertise here
Ilustrasi 
Bacaline Jakarta - Orangtua mungkin perlu lebih memperhatikan remaja mereka karena sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa remaja yang sangat memanjakan diri dalam merokok ganja dan minum alkohol cenderung tidak mencapai kesuksesan di usia dewasa. Kebiasaan ini selama masa remaja bisa mengganggu pendidikan, mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lumayan, dan menikah di kemudian hari.

Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Pusat Kesehatan Universitas Connecticut (UConn Health) dan dipresentasikan di American Annual Health Association Annual Meeting & Expo. Penelitian ini melibatkan 1.165 orang dewasa muda dari seluruh Amerika. Perilaku mereka pertama kali dipelajari saat berusia 12 tahun, dan kemudian setiap dua tahun sampai mereka berusia antara 25 dan 34. Sebagian besar relawan memiliki kerabat dengan riwayat masalah minum juga.

Para perise menemukan fakta bahwa, anak muda yang akrab dengan ganja dan alkohol di masa remaja, mereka kurang berhasil dalam pendidikan, cenderung tidak memiliki pekerjaan tetap, cenderung tidak menikah, dan memiliki potensi sosioekonomi yang jauh lebih rendah.

“Studi ini menemukan bahwa penggunaan ganja yang kronis pada masa remaja, sangat sulit mencapai kehidupan yang baik di masa dewasa.” kata penulis studi Dr Elizabeth Harari dalam sebuah pernyataan. “Kesadaran akan efek ganja berpotensi merusak masa depan, mengingat saat ini Amerika Serikat mulai melakukan legalisasi ganja untuk obat dan rekreasi.”

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa mereka yang bergantung pada alkohol di masa muda mereka dapat mengalami masalah kesehatan serius di kemudian hari, bahkan jika mereka telah menguasai kebiasaan minum mereka. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika menjauhi minuman keras dan merokok ganja adalah ide bagus.

Sumber : biartahu.me